loading

PT INDONESIA GUANG CHING NICKEL and STAINLESS STEEL INDUSTRY

PT INDONESIA GUANG CHING NICKEL and STAINLESS STEEL INDUSTRY
Penjelasan Singkat Perusahaan Proyek smelter NPI dengan kapasitas 600 ribu ton NPI per tahun dan PLTU 2x150 MW milik PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry (GCNS) (“Proyek GCNS”) merupakan proyek kedua Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (selanjutnya disebut “Kawasan IMIP”). Pada bulan Agustus 2014, Guangdong Guangxin Holdings Group Ltd., Guangdong J-eray Technology Group Co., Ltd., PT Indonesia Morowali Industrial Park dan perusahan lainnya bekerja sama mendirikan PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia yang terdiri dari proyek smelter NPI dengan kapasitas 600 ribu ton NPI per tahun, pabrik baja nirkarat dengan kapasitas 1 juta ton per tahun, baja nirkarat dalam bentuk hot rolled coil dengan kapasitas 2 juta ton per tahun dasn PLTU 2x150 MW. Proyek GCNS mengggunakan teknologi Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) yang telah dipraktekkan bertahun-tahun dan dioptimasi terus menerus oleh pihak investor utama yaitu Tsingshan Steel Group dari Tiongkok dalam produksi cairan NPI, dan cairan NPI panas di tampung dan dikirim langsung ke tungku AOD untuk proses peleburan baja nirkarat (“RKEF+AOD proses terintegrasi”), proses produksi tersebut secara drastis menurunkan pemakaian energi dan biaya produksi, mengubah cara produksi baja nirkarat tradisional, mewujudkan proses produksi baja nirkarat secara berkelanjutan dan terintegrasi. Proyek GCNS membangun 8 jalur produksi RKEF, 1 jalur produksi baja nirkarat dengan kapasitas 1 juta ton per tahun dan 1 jalur produksi rolling dengan kapasitas 2 juta ton per tahun berikut PLTU 2x150 MW, mengunakan bijih nikel yang banyak terdapat di kawasan proyek dalam peleburan baja nirkarat, kapasitas produksi bisa mencapai 1 juta ton baja nirkarat per tahun. Total investasi proyek 1,035 miliar dollar AS. Proyek dimulai pada tanggal 2 Mei 2014, smelter NPI mulai produksi pada bulan April 2016, pabrik baja nirkarat memasuki tahap percobaan produksi pada bulan Juni 2016, dan telah mencapai target desain, proyek stainless steel hot rolled sudah memasuki masa kontruksi. Hingga akhir tahun 2016, jumlah produksi NPI yang terakumulasi hampir 350 ribu ton, setara dengan nikel murni hampir 42.000 ton Pembangunan proyek GCNS memberikan nilai positif dalam meningkatkan pemanfaatkan sumber daya mineral Indonesia, mendorong perkembangan industri melter di Indonesia, meningkatkan hak bicara Indonesia dalam industri baja nirkarat global, dapat secara langsung menggerakkan perekonomian Indonesia dan mensejahterakan ekonomi daerah. Nickel Pig Iron (10% Ni) 600.000 mtpa Pembangkit Listrik 2x150 MW Terintegrasi: Stainless Steel Slab 1.000.000 mtpa