loading

PT INDONESIA TSINGSHAN STAINLESS STEEL

PT INDONESIA TSINGSHAN STAINLESS STEEL
Penjelasan Singkat Perusahaan Bulan November tahun 2014, Tsingshan Holding Group, Ruipu Technology Group Co., Ltd., PT Indonesia Morowali Industrial Park dan lainnya bekerja sama mendirikan PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel di Indonesia, dan berinvestasi mendirikan pabrik baja nirkarat dengan kapasitas 1 juta ton baja nirkarat dalam bentuk slab per tahun dan PLTU 2x350 MW di kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Proyek ITSS mengggunakan teknologi Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) yang telah dipraktekkan bertahun-tahun dan dioptimasi terus menerus oleh pihak investor utama yaitu Tsingshan Steel Group dari Tiongkok dalam produksi cairan NPI, dan cairan NPI panas di tampung dan dikirim langsung ke tungku AOD untuk proses peleburan baja nirkarat (“RKEF+AOD proses terintegrasi”), proses produksi tersebut secara drastis menurunkan pemakaian energi dan biaya produksi, mengubah cara produksi baja nirkarat tradisional, mewujudkan proses produksi baja nirkarat secara berkelanjutan dan terintegrasi. Proyek ITSS membangun 8 jalur produksi RKEF, 1 jalur produksi baja nirkarat dengan kapasitas 1 juta ton per tahun dan 1 jalur produksi rolling dengan kapasitas 2 juta ton per tahun berikut PLTU 2x350 MW, mengunakan bijih nikel yang banyak terdapat di kawasan proyek dalam peleburan baja nirkarat, kapasitas produksi bisa mencapai 1 juta ton baja nirkarat per tahun. Total investasi proyek 840 juta dollar AS. Proyek dimulai pada tanggal 28 Juli 2015, nilai investasi yang terealisasi hingga akhir tahun 2016 sebesar 665 juta dollar AS, pabrik NPI diperkirakan selesai konstruksi dan mulai uji coba produksi pada kuartal kedua tahun 2017, pabrik baja diperkirakan selesai konstruksi dan mulai uji coba produksi pada kuartal ketiga tahun 2017. Nickel Pig Iron (10% Ni) 600.000 mtpa Pembangkit Listrik 2x350 MW Terintegrasi: Stainless Steel Slab 1.000.000 mtpa