PT Indonesia Morowali Industrial Park

IMIP Raih Anugerah Utama IDX Channel ESG Awards 2026

Morowali, 30 Juli 2026 — PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menerima Anugerah Utama Sektor Perindustrian dan Jasa Komersial kategori Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan pada ajang IDX Channel ESG Awards 2026 yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/7).

Mengusung tema “Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value”, ajang ini memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berhasil menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Penilaian dilakukan berdasarkan lima aspek utama, yakni Strategy and Policy, Leadership Commitment, ESG Performance, Stakeholder Participation, dan ESG Reporting.

Bagi IMIP, penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi kawasan industri yang terus dikembangkan melalui penguatan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Sebagai kawasan industri terpadu berbasis nikel, IMIP mengintegrasikan berbagai inisiatif keberlanjutan ke dalam pengelolaan kawasan untuk mendukung pertumbuhan industri yang selaras dengan pelestarian lingkungan dan pembangunan masyarakat.

Di bidang lingkungan, IMIP menerapkan sistem pengelolaan air limbah terpadu dengan pendekatan net-zero wastewater discharge, serta mengembangkan praktik ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali sekitar 2,8 juta ton limbah padat industri setiap tahun menjadi material konstruksi. Seluruh gas hasil proses kokas juga dimanfaatkan kembali dalam proses produksi. Sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati, sepanjang 2018–2025 IMIP telah menanam 70.188 mangrove di kawasan Morowali dan sekitarnya, yang pada 2025 diperluas melalui penanaman 40.000 bibit mangrove di Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah.

Pada aspek sosial, IMIP terus memperkuat pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui implementasi SCORE Program dari International Labour Organization (ILO), pelatihan keterampilan, serta pengembangan talenta industri, dengan lebih dari 65.000 karyawan yang telah mengikuti pelatihan keterampilan profesional. Perusahaan juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui beasiswa pendidikan, pembangunan fasilitas sosial, serta kemitraan dengan lebih dari 800 UMKM lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Environmental Sustainability Director PT IMIP, Dermawati S., mengatakan penghargaan ini menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi ESG dalam pengelolaan kawasan industri.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Kawasan IMIP dan para pemangku kepentingan dalam membangun kawasan industri yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik. Bagi kami, ESG bukan sekadar memenuhi standar kepatuhan, melainkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan,” ujar Dermawati.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan merupakan proses yang terus berkembang, sehingga membutuhkan kolaborasi kuat antara perusahaan, pemerintah, tenant, masyarakat, dan seluruh mitra usaha.

“Ke depan, IMIP akan terus memperkuat implementasi ESG melalui inovasi pengelolaan lingkungan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat. Kami percaya transformasi kawasan industri yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan komitmen yang konsisten dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah maupun industri nasional,” tambahnya. (*)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
error: Content is protected !!